Penulis Kaligrafi Pekanbaru

Ini adalah kaligrafi mihrab masjid Al-Ikhlas Desa Sungai Tarap. Kec Kampar Timur. Desain dekorasi kaligrafi masjid yang aku gunakan kali ini merupakan penyempurnaan desain mihrab Masjid Raya Kerinci beberapa ketika yg kemudian.

Perbedaan media mihrab masjid ini adalah adanya tempat tulisan kaligrafi yang terletak pada samping kanan & kiri dan atas yg penulis manfaatkan buat menempatkan kaligrafi jenis kufi dilengkapi dengan ornamen.

Dalam menciptakan dekorasi kaligrafi mihrab masjid kali ini penulis melalui beberapa termin.

Tahap pertama merupakan mendisain contoh.

Untuk mendesain contoh mihrab ini penulis menggunakan perangkat lunak inkscape. Hal ini bertujuan buat mengajukan pada pengurus masjid model jadi dari dekorasi kaligrafi mihrab masjid ini & jua sebagai gambaran bagi penulis tentang output jadinya nanti. Dalah hal ini penulis mendesain ornamen & kaligrafinya.

Tahap kedua merupakan pengaplikasian desain.

Untuk ornamen yg besarpenulis pribadi mensketnya ke media dalam hal ini spon hard 5mm yg sudah dipotong sinkron dengan ukuran asli mihrab masjid dengan pensil. Setelah pada cutting pribadi dijadikan menjadi mal atau patron buat ornamen sebelahnya lagi.

Untuk mengaplikasikan desain kaligrafi & ornamen yg mini-kecil penulis mencetak desainnya memakai digital printing lalu dijiplak ke media spon hard tadi. Cara menciplaknya cukup letakkan digital printing kaligrafi tadi di atas spon hard kemudian ikuti kaligrafi & ornamen menggunakan pensil, lalu bekas tekanan dispon diperjalas lagi dengan pensil.

Pengatingan spon hard ukuran 5 mm memang agak sulit daripada berukuran 2 atau 3 mm, namun keuntunannya adalah mudah buat penempelan & pengecatan bidang timbulnya. Yang terpenting berdasarkan pengatinan ini merupakan ketajaman pisan cutter yang dipakai. Dalah hal ini penulis memakai cutter menggunakan brand kenko. Kalau telah terasa kurang tajam usahakan mata cutternya.

Hal terpenting lainnya yg harus diperhatikan merupakan alas yg dipakai. Dari banyak sekali eksperimen yg pernah penulis lakukan sampai hari ini alas terbaik adalah keramik. Keramik lebiah baik dari dalam kaca & triplex. Pengaruh berdasarkan alas merupakan kebersihan hasil pangkas & ketajaman mata cutter.

Hal lain yg perlu diperhatikan adalah membuat skor dalam ornamen atau ayat buat menjaga agar ornamen atau kaligrafi tersambung satu dengan lainnya. Kecuali pada goresan pena arab Allah & Muhammad, penulis tidak memakai skor dalam arti kata terpisah satu sama lain.

Tahap keempat, penempelan.   Seiring kemajuan zaman & ketersedian aneka macam alat, penempelan kiniterasa lebih gampang dibandingkan dulu. Dulu memasang lem pada spon hard memakai kuas, hingga proses ini terasa lama. Namun kinimampu menggunakan kuas ror kecil bahan spons. Disamping homogen, kuas republika online ini jungan menghemat banyak waktu.

Lem yg dipakai merupakan lem fox putih atau merk lainnya. Lem ini bila di tokoh bangunan dikenal menggunakan lem kayu. Setelah diencerkan secukupnya dengan air tuangkan ke media yg datar tetapi nir melebar ke luar. Putar-putarkan kuas roda dalam lem yang dituangkan hingga meresak ke pada spons kuas tadi, sehabis itu ratakan ke spon hard bagian belakang lalu ditempelkan ke dinding. Setelah agak kering potong skor-skor dalam ornamen dan kaligrafi.

Tahap terakhir adalah pengecatan.

Sebelum dicat sebaiknya dicek dulu apakah terdapat spon hard yg belum lengket. Yang belum lengket tersebut wajibdilem ulang memakai lem super yg lebih kita kenal dengan lem set*an. Setelah selesai baru dimulai pengecatannya.

Pada dekorasi kaligrafi mihrab masjid ini penulis menggunakan 2 jenis cat, cat tembok merek jotun & cat minyak jotun & avian. Berikut merupakan cat & kode rona yg penulis gunakan.

Hijau dasar cat Jotun menggunakan kode S2070-G10YHijau ornamen cat Jatun yang dipakai buat dasar ditambah cat Jotun PutihWarna dasar coklat cat Jotun dengan kode S3060-Y30ROrange ornamen cat minyak Jotun dengan kode S0560-Y30RKrem ornamen cat minyak Avian rona lunar creamKuning goresan pena cat minyak Avian Kuning

Untuk pengecatan bidang dasar dapat memakai kuas biasa misalnya kuas eterna & pagoda, tetapi dalam kali ini penuli menggunakan hanya kuas pagoda & bidang yg akan dicat mini-mini& supaya output cat sanggup eksklusif tebal, sehingga dengan sekali pengulangan hasil pengecatannya sanggup eksklusif paripurna. Untuk pengecatan dasar seluruh permukaan termasuk yg timbulnya sebaiknya dicat agar saat pengecatan yang ada nantinya tidak terlalu sulit.

Untuk bidang timbul baik ornamen ataupun tulisan kaligrafinya penulis memanfaatkan kuas roda. Prosesnya sama dengan proses pengeleman, namun pada pengecatan minimal diulang satu kali buat menerima output yang sempurna. Untuk lebih kentara sanggup ditonton pada video di bawah ini.

Itulah beberapa proses yg dilalui sampai karya dekorasi kaligrafi mihrab masjid ini jadi. Dan hal terakhir yang tidak boleh dilupakan adalah finishing dengan mengecek balikcat-cat yang kurang sempurna.

Berikut beberapa foto karya dekorasi kaligrafi mihrab masjid Al-Ikhlash Sungai Tarap Kampar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *