Jual Ikan Koi Lamongan

Tentunya jika ingin membudidayakan Ikan Koi, pertama-tama siapkan segala macam persiapan yang diperlukan untuk budidaya ikan koi. Pada fase ini ada beberapa aspek yang bisa menjadi parameter dan juga langkah-langkah yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu. Ini bisa dimulai dari persiapan benih, kolam, pakan hingga fase pemeliharaan.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan anggaran atau perhitungan dana. Karena di sini ada beberapa hal yang mungkin bisa Anda pertimbangkan untuk mengetahui jenis kolam apa yang cocok untuk pengembangbiakan koi. Yang pertama adalah jenis kolam beton, lantai terpal atau akuarium. Jadi jelas bahwa peran pembayaran dana akan sangat mempengaruhi penentuan jenis pool yang akan digunakan.

Biasanya ikan koi jenis ini tidak dipelihara di akuarium melainkan dibudidayakan di kolam karena keindahan ikan koi ini ada pada bagian belakangnya. Selain itu, ukuran kolam yang biasanya lebih luas dan besar juga memungkinkan koi untuk bergerak lebih leluasa.

 

Persiapan kolam penangkaran ikan koi

Pada tahap ini, Anda akan mengetahui beberapa jenis dan jenis kolam yang dapat digunakan sebagai tempat budidaya ikan koi. Persiapan untuk jenis kolam ini sangat diperlukan karena mempengaruhi proses pemijahan dan langkah-langkah lainnya. Ini juga dapat dimasukkan dalam fase perawatan. Dalam kasus lain, persiapan konstruksi kolam juga menentukan kesehatan ikan koi.

kolam beton

Yang pertama adalah jenis kolam beton. Dimana jenis kolam renang ini telah dipamerkan dengan sangat jelas di berbagai referensi yang bisa anda lihat dan bahkan mungkin jenis kolam beton ini yang sering anda temukan di daerah anda. Namun, hanya sekitar 20% peternak yang memiliki pemahaman yang baik tentang merancang kolam beton untuk budidaya ikan koi.

Sebagian besar kolam di daerah kami hanya digunakan untuk pemeliharaan jenis ikan hias biasa. Namun jika anda memiliki tujuan lain disini yaitu untuk budidaya ikan koi yang juga bisa mencakup segmen yang berbeda. Selain persiapan kolam pemijahan, pembenihan dan juga kolam ekstensi harus diperhatikan.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah melihat area di mana Anda ingin membangun kolam beton. Idealnya, minimal 3 kolam diperlukan untuk budidaya ikan Koi. Yang pertama untuk tahap pemijahan, kemudian kolam penetasan dan yang terakhir adalah kolam pembesaran. Misalnya, dengan setiap ukuran yang berbeda Anda dapat membuat ukuran spawn sekitar 4 x 6 meter.

Untuk disemai, Anda bisa membuatnya lebih kecil, yaitu dengan ukuran 2 meter, ukuran seperti itu sudah cukup. Hal ini diperlukan agar ikan koi dapat dikendalikan secara optimal. Dan yang terakhir adalah untuk tahap perluasan, jadi dengan kolam jenis ini anda bisa membangun kolam yang lebih besar, dengan ukuran berkisar antara 7 x 8 meter atau lebih.

cekungan tanah

Kolam tanah ini pada dasarnya adalah jenis kolam yang berhubungan dengan jenis dinding atau kolam beton. Pasalnya, kolam dalam tanah ini merupakan jenis kolam dengan dasar alami, dinding beton digunakan pada dindingnya. Atau bisa juga diisi penuh dengan tanah. Namun, saran kami adalah menggunakan kolam tanah, itu bekerja sangat baik sebagai karantina untuk indukan atau untuk ekspansi. Selain makanan buatan yang bisa dimakan nanti, makanan alami bisa ditemukan di kolam tanah.

kolam terpal

Yang terakhir adalah kolam terpal. Saat memilih bahan terpal, perawatan harus dilakukan untuk memastikan bahwa itu dirancang khusus untuk kolam ikan. Kolam pesawat dapat digunakan untuk pemijahan dan penetasan. Ukurannya pun berbeda-beda, biasanya sudah ditentukan atau diukur di toko terpal.

 

Setelah tahap pembuatan pool ini selesai, tahap selanjutnya adalah membuat sistem filtering dengan aturan sebagai berikut:

 

Desain sistem filter

Seperti kolam ikan pada umumnya, kolam koi jenis ini perlu dilengkapi dengan berbagai sistem filtrasi yang berguna untuk menghasilkan oksigen dan menjaga air di dalam kolam tetap bersih.

Bagi anda yang ingin membuat kolam koi, sediakan juga sistem filtrasi yang juga dilengkapi dengan dua jenis saluran yaitu saluran air bersih dan juga saluran air kotor. Di saluran air murni, air dari pengolahan filter mengalir langsung kembali ke kolam. Sedangkan untuk saluran air kotor fungsinya untuk menyedot air dan kotoran untuk dialirkan ke sistem filtrasi/pembuangan.

Filter di kolam ikan biasanya ada tiga jenis yang ditempatkan di setiap kolam. Untuk baskom pertama digunakan untuk menyaring berbagai jenis kotoran yang berbutir kasar.