Berikan Stimulasi Perkembangan yang Tepat Sesuai Umur Anak

Berikan Stimulasi Perkembangan yang Tepat Sesuai Umur Anak

Buah hati menjadi salah satu harta paling berharga bagi setiap orang tua. Mereka para orang tua pasti menginginkan agar buah hatinya dapat berkembang dengan baik dan tidak terjadi keterlambatan perkembangan.

Menurut penelitian agar anak bisa berkembang dengan baik, maka anak-anak perlu mendapatkan stimulasi perkembangan yang disesuaikan dengan usianya. Tapi sebenarnya apa itu stimulus? Untuk mengetahuinya, langsung saja simak ulasan berikut ini.

Stimulasi Tepat Untuk Anak

Stimulasi merupakan kegiatan yang digunakan untuk merangsang kemampuan kognitif si kecil. Kegiatan ini disesuaikan dengan umur anak dan harus memperhatikan aspek perkembangan anak seperti perkembangan fisik, keterampilan berpikir, perkembangan bahasa, dan juga perkembangan sosio-emosional.

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya jika tahapan stimulasi harus disesuaikan dengan usia anak. Untuk itu berikut ini adalah kegiatan stimulasi yang disesuaikan dengan usia si kecil.

Stimulasi Anak Usia 1-2 Tahun

Ini merupakan periode anak tumbuh dengan cepat. Disarankan agar orang tua sering mengajak bayi berbicara, ini dilakukan agar membantu perkembangan dari kemampuan berkomunikasi si kecil.

Jika bayi sudah bisa tengkurap, maka bisa ditengkurapkan. Ini dilakukan untuk memperkuat otot leher dan bahu, lalu juga untuk membantu bayi agar dapat berguling, duduk, merangkak, dan kemudian berjalan.

Di usia 18 bulan sampai 2 tahun bayi butuh istirahat dengan cukup, nutrisi yang baik, dan juga orang tua perlu menciptakan hubungan yang dekat dengan bayi. Praktek disiplin namun tetap lembut, hindari hal yang bisa membuatnya trauma fisik dan mental. Ajarin juga anak untuk bernyanyi, dan bacakan dongeng untuk menambah kosa kata anak.

Stimulasi Anak Usia 2-3 Tahun

Pada usia hampir menginjak usia 3 tahun, mereka bisa diberikan stimulusi yang memiliki tujuan untuk mempersiapkan diri untuk memasuki dunia sekolah. Anda bisa melatih untuk meminta buah hati menyebutkan warna, nama-nama hewan, diajarkan untuk menyikat gigi, menggambarkan sebuah bentuk dengan pensil, crayon, dan sebagainya.

Ajarkan juga agar anak bisa mengetahui cara memegang pensil, berhitung, mengenalkan huruf dan angka, dan berikan perintah agar anak bisa melakukan kegiatan secara mandiri.

Stimulasi Anak Usia 3-4 Tahun

Ini adalah masa pra-sekolah. Pasa masa ini mereka akan tumbuh menjadi lebih menarik, dan ingin mengetahui banyak hal sebab dunia mereka makin luas. Untuk mendukungnya orang tua bisa menyuruh mereka untuk melakukan tugas rumah sederhana.

Bantu anak menyelesaikan masalah bila mereka sedang emosi, tetap awasi anak saat sedang bermain baik di dalam rumah atau pun luar rumah. Selain itu ajarkan mereka rasa tanggungjawab, percayakan buah hati agar bisa mengambil keputusan sendiri, dan ajarkan mereka untuk menaati aturan.

Pada usia ini anak pun akan lebih mengutamakan teman mereka dan memberikan banyak pengaruh. Meskipun demikian mereka tetap membutuhkan orang tuanya untuk memberikan batasan dan kebiasaan yang sehat. Untuk itu sebagai orang tua, anda harus memberikan contoh yang baik.

Itulah stimulasi perkembangan yang bisa diberikan sesuai dengan usia buah hati. Dampingi juga dengan makan makanan yang penuh nutrisi dan gizi agar perkembangan dan kesehatan buah hati tetap terjaga dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *