Pengertian Kaligrafi

Kata kaligrafi dari menurut bahasa Yunani, yaitu dari kata kalio (kallos) berarti indah dan graphia (graphẽ) yg ialah tulisan. Kaligrafi merupakan tulisan indah yang didapatkan oleh tangan. Secara generik kaligrafi bisa diartikan menjadi goresan pena yang latif. Dalam bahasa Inggris, kaligrafi diklaim dengan calligraphy dan pada bahasa Arab diklaim dengan khat. 

Kaligrafi atau bisa diartikan seni menulis latif, terbagi sebagai tiga jenis yaitu kaligrafi alfabetlatin atau Roman, kaligrafi Arab & kaligrafi Oriental (China, Jepang, Korea). Dalam alam lingkup kebudayaan, kaligrafi dapat dipandang melalui 2 aspek yaitu sisi kaligrafi menjadi aksara yang sebagai simbol penulisan alfabetatau kata, & aspek kedua merupakan keberadaannya sebagai hasil dari proses keindahan. Aspek pertama berarti kaligrafi berfungsi menjadi goresan pena pada umumnya yang menampung gagasan dari penulisnya. Aspek ke 2 berarti kaligrafi berkaitan dengan estetika atau estetika.

Kaligrafi dibagi menjadi 2 wilayah besaryaitu Timur (eastern) yg mencakup Asia Barat/Timur Tengah (Arab) & Asia Timur/oriental (China dan Jepang) dan wilayah Barat (western) yang meliputi Eropa & Amerika. 

Bagan pembagian daerah besarpenyebaran Kaligrafi di dunia

Di kebudayaan Timur, kaligrafi adalah keliru satu bentuk seni yang mempunyai nilai tradisi tinggi, membutuhkan training dan disiplin tinggi yang memerlukan saat usang buat berhasil menguasainya. Usia menurut tradisi kaligrafi Timur ini sudah berabad-abad yg kemudian. Berbeda dengan di Barat, menulis dengan tangan tidak menempati tataran yg tinggi seperti di Timur. Tradisi menulis latif telah dikalahkan oleh pengenalan personal komputersemenjak dini. Sehingga tradisi menulis menggunakan indah hanya sedikit sekali yang menekuninya. Berikut ini beberapa contoh kaligrafi dari wilayah Timur (eastern) dan wilayah Barat (western):

1. Kaligrafi di wilayah Timur

dua. Kaligrafi di wilayah Barat

2.dua.dua Seni Lukis Kaligrafi Islam

Kaligrafi pada daerah Timur (eastern) perkembangannya lebih pesat dibanding dengan wilayah Barat (western). Ada tiga jenis kaligrafi yang menonjol pada dunia, yaitu kaligrafi Islam/Arab, kaligrafi Cina & kaligrafi Jepang. Namun yg paling menonjol dan berkembang adalah kaligrafi Islam/Arab. 

Kaligrafi Islam/Arab ini diciptakan dan dikembangkan sang kaum Muslim sejak kedatangan Islam, kemudian berkembang pesat semenjak bangsa Arab memeluk agama Islam. Dapat dikatakan bahwa kaligrafi berkembang bersamaan menggunakan mulai dikenalnya alfabet . Pada tahun 3.500 SM, orang Mesir membangun Hieroglyphics yang berarti simbol-simbol berupa gambar yang berfungsi menyerupai huruf. 

Kaligrafi merupakan tulisan tangan yg latif menjadi hiasan. Definisi kaligrafi semacam itu sangatlah umum, maka kaligrafi dipersempit lingkupnya menjadi kaligrafi Islam. Sekilas kaligrafi Arab pula sempurna, tetapi bila diteliti lebih pada, ternyata Arab tidak identik menggunakan Islam. Kaligrafi Islam merupakan bahasa yang paling tepat buat mengidentikkan kaligrafi menggunakan Islam. Kaligrafi Islam memakai bahasa Arab. Sebagai bahasa yang mempunyai karakter huruf yg lentur & artistik, alfabetArab sebagai bahan yang sangat kaya buat penulisan kaligrafi. 

Kaligrafi Islam sangat berkaitan dengan Al-Qur’an & Hadist, lantaran sebagian besargoresan pena indah pada bahasa Arab menampilkan ayat-ayat Al-Qur’an atau Hadist Nabi Muhammad SAW. 

Berhubungan dengan perspektif kaligrafi sebagai alfabetyg menjadi simbol penulisan atau kata, maka perlu diketahui terlebih dahulu fungsi berdasarkan huruf atau aksra itu sendiri. Secara sederhana ada 3 fungsi aksara. Pertama fungsi spiritual, ke 2 fungsi praktis, & yg ketiga fungsi estetis. 

Pada fungsi spiritual, alfabetdiperlakukan menjadi benda sakral. Seperti diketahui bahwa dalam awal kelahirannya yg mempunyai wewenang buat mempergunakan tulisan hanya komunitas tertentu saja. Di India misalnya, dalam masa kekastaan masih ketat dijalankan, aksara hanya boleh dipergunakan sang Kasta Brahmana dan Kasta Ksatria saja. Anggapan suci terhadap huruf ini terdapat pada berbagai kepercayaandan kepercayaan . Sebagai benda sakral, wujud huruf adalah media buat menyatukan diri dengan Yang Maha Kuasa. 

Fungsi yg ke 2 menurut aksara adalah fungsi mudah. Disini aksara diperlakukan menjadi alat komunikasi. Sebagai indera komunikasi tentu saja memiliki persyaratan yaitu gampang buat dibaca. Walaupun ada persyaratan seperti itu, tetapi karena insan tidaklah tanggal dari hasrat buat membubuhkan segi estetis. Unsur inilah yg melahirkan aneka macam gaya pada goresan pena. Dan inilah sebenarnya yg dinamakan kaligrafi murni, dimana goresan pena latif yang dibentuk sesuai menggunakan kaidah baku. 

Persyaratan gampang dibaca tergeser sang dominasi fungsi ketiga berdasarkan aksara, yaitu segi estetis. Berbeda menggunakan goresan pena kaidah baku (kaligrafi murni), maka pada lukisan kaligrafi, penguasaan segi estetis melebihi kebutuhan akan keterbacaan, bahkan terdapat yang tanggal sama sekali berdasarkan kaidah dan fungsi huruf menjadi alat komunikasi. 

Kaligrafi Islam menaruh kontribusiyang akbar bagi perkembangan seni rupa di dunia. Sir Thomas Arnold dan Alfred Guillaume, dalam buku The Legacy of Islam yang terbit buat pertama kali dalam tahun 1931 (Abay D Subarna, 2007) menjelaskan bahwa kaligrafi dalam arsitektur Islam poly mempengaruhi inskripsi dalam sejumlah gereja. 

dua.2 Seniman Kaligrafi Islam 

Mustafa Abdulgani, lahir pada Bandung pada tanggal 5 Juni 1956 berdasarkan famili seniman, orang tua Pelukis Batik Pekalongan & Seniman Musik Tradisional Sunda. Semasa minitelah terdapat bakat melukis, senang menggambar dinding-dinding rumah, sekolah dan toko-toko dengan coretan aktualisasi diri anak. Pada tahun 1976, mulai menekuni melukis menggunakan otodidak (belajar sendiri) hanya bermodalkan bakat seni yg terdapat pada dirinya, diawali menggunakan melukis lukisan realis dan naturalis. 

Tahun 1977 sebagai pelukis jalanan di Alun-Alun Bandung, Setahun lalu pada umurnya yg masih 22 tahun mulai melukis poster film layar lebar sebagai media fakta di bioskop-bioskop kota Bandung, misalnya Nusantara, Aneka, Elita dan Majesty (kinigedung AACC). Bidang gambar yg dipakai buat melukis poster film merupakan kain dan cat tembok menjadi pewarnanya.

Tahun 1980 mulai melukis lukisan dekoratif, lalu berkembang sebagai lukisan kaligrafi Islam. Mustafa Abdul Gani mulai memasarkan karyanya ke Jakarta menjadi pasar utama, kemudian mulai masuk pasar Bandung di jalan Braga, Pulau Sumatra dan sekarang karya lukisannya telah tesebar ke Manca Negara diantaranya Malaysia, Singapura bahkan Amerika Serikat. Kaligrafer dari Bandung ini menentukan tempat tinggaltinggalnya menjadi tempat buat berkarya, Rinjani Serenata Fine Art Gallery Bandung nama dari galeri milik pribadinya, yg berlokasi pada Jl. Nyengseret Utara No. 269/198 B RT. 04/02 Bandung. 

Dengan ciri spesialyang dimilikinya yaitu Kubisme, dan kemampuan mengolah setiap objek disekitarnya lalu dengan daya imajinasi dan bakat seni yg bertenaga dapat membentuk lukisan yg sangat latif. Selain itu lukisannya memiliki tekstur yang diaplikasikan menggunakan pasir laut, lem, aqua proof, kayu, batu, dan lain sebagainya sebagai akibatnya lukisan terlihat semakin konkret, nir hanya dalam bentuk dua dimensi tetapi juga 3 dimensi. Alat yang dipakai buat melukis antara lain kuas, roll dan palet/pisau. Melukis pada bidang kanvas berwarna putih, sementara itu jenis cat yang digunakan merupakan cat akrilik menggunakan berbagai macam rona. 

2.2.dua Lukisan Kaligrafi Islam Karya Mustafa Abdul Gani

Foto tak jarang sebagai semacam “monumen” kenangan bagi. Tempat mengabadikan berbagai insiden krusial dan pemandangan – pemandangan yang berkesan (Bayu Tapa Brata, 2007). Berbicara tentang foto, tidak akan lepas menurut kegiatan memotret. Sementara memotret adalah satu langkah kerja pada bidang fotografi. Fotografi sendiri adalah suatu bentuk seni rupa menggunakan asas dasarnya yaitu melukis. Berbeda menggunakan lukisan biasa, komponen utama yang dipakai dalam fotografi adalah cahaya.

Dalam kamus bahasa Indonesia, pengertian fotografi adalah seni atau proses penghasilan gambar dan cahaya dalam film. Secara sederhana fotografi bisa diartikan “melukis menggunakan cahaya”. Tentunya hal tadi berasal dari istilah fotografi itu sendiri, yaitu dari menurut bahasa Yunani, photos (cahaya) dan graphos (goresan pena). Dalam pengertian lain,fotografi merupakan proses pembuatan lukisan menggunakan menggunakan komponen cahaya. Maka fotografi berarti proses atau metode buat membuat gambar yang disebut foto berdasarkan suatu obyek menggunakan merekam gambaran pantulan cahaya (atau sumber cahaya itu sendiri) yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat untuk menangkap cahaya ini merupakan kamera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *